Source: Motomuvi 

Lighting Godox telah menjadi andalan bagi banyak kreator, mulai dari YouTuber hingga rumah produksi karena kualitas cahaya dan harganya yang kompetitif. Namun, saat dihadapkan pada sesi syuting yang panjang di dalam ruangan seperti live streaming, rekaman kursus online, atau produksi video komersial ada satu musuh tersembunyi yang bisa menghentikan seluruh proses overheat

Lighting yang mati tiba-tiba karena terlalu panas adalah masalah yang bisa dicegah. Memahami cara kerja dan batasan termal dari lighting Godox adalah kunci untuk menjaga performanya tetap stabil. 

Kenapa Lighting Studio Bisa Overheat?

Lighting LED modern, terutama yang menggunakan teknologi COB (Chip on Board) seperti pada seri Godox SL dan VL, sangat efisien dalam menghasilkan cahaya terang. Namun, proses konversi listrik menjadi cahaya ini secara alami juga menghasilkan panas sebagai produk sampingan. Meskipun sebagian besar lighting Godox sudah dilengkapi kipas pendingin internal, kemampuan kipas tersebut ada batasnya, terutama jika dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:

  • Penggunaan Intensitas Maksimal (100%): Menjalankan lighting pada kekuatan penuh secara terus-menerus akan memaksa komponen bekerja paling keras dan menghasilkan panas paling banyak.
  • Sirkulasi Udara Ruangan yang Buruk: Ruangan studio yang tertutup rapat tanpa ventilasi akan membuat udara panas terperangkap di sekitar lighting, sehingga proses pendinginan menjadi tidak efektif.
  • Penggunaan Aksesori yang Menghambat Aliran Udara: Modifier besar seperti softbox dapat sedikit menghambat aliran udara di sekitar bodi lighting.
  • Durasi Penggunaan Non-Stop: Sesi syuting yang berlangsung berjam-jam tanpa jeda akan mengakumulasi panas secara terus-menerus.

Langkah-langkah Praktis Mencegah Lighting Godox Overheat

Menerapkan beberapa kebiasaan baik saat syuting dapat secara signifikan mengurangi risiko overheat dan memperpanjang umur peralatan.

  1. Ciptakan Sirkulasi Udara yang Baik

Ini adalah langkah paling mendasar. Jika tidak mengganggu kualitas audio, bukalah sedikit pintu atau jendela agar ada pertukaran udara segar. Menggunakan pendingin ruangan (AC) adalah solusi terbaik. Sebagai alternatif, tempatkan kipas angin kecil di sudut ruangan  untuk membantu menggerakkan udara panas menjauh dari unit lighting.

  1. Hindari Penggunaan Daya 100% Terus-Menerus

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pengguna adalah menyalakan lighting di tingkat daya maksimum terlalu lama. Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan ini justru mempercepat panas berlebih dan bisa menurunkan umur komponen secara signifikan.

Misalnya, jika kamu hanya butuh intensitas setara 70%, pilih lampu dengan kapasitas total lebih tinggi agar perangkat bekerja lebih ringan. Saat lighting beroperasi di bawah kapasitas maksimumnya, panas yang dihasilkan akan lebih terkendali, performanya stabil, dan warna cahaya tetap konsisten selama pemakaian panjang.

  1. Berikan Jeda Istirahat untuk Lighting

Jika ada jeda dalam proses syuting, seperti istirahat makan siang, pergantian wardrobe, atau diskusi konsep, memanfaatkan waktu tersebut untuk mematikan lighting. Memberi waktu istirahat selama 15-20 menit sudah cukup untuk mendinginkan komponen internal secara signifikan sebelum melanjutkan sesi.

  1. Posisikan Lighting dengan “Ruang Bernapas”

Hindari menempatkan unit lighting terlalu dekat dengan dinding, langit-langit, atau properti lain yang bisa menghalangi ventilasi udaranya. Pastikan ada ruang kosong yang cukup di sekitar bodi lighting agar udara panas dari kipas bisa keluar dengan lancar.

  1. Jaga Kebersihan Ventilasi Udara

Debu adalah musuh utama sistem pendingin. Seiring waktu, debu dapat menumpuk dan menyumbat lubang ventilasi serta memperlambat putaran kipas. Bersihkan ventilasi lighting secara berkala menggunakan kuas halus atau semprotan udara bertekanan rendah saat lighting dalam keadaan mati dan dingin.

Pentingnya Stabilitas Lighting untuk Semua Skala Produksi

​Menjaga lighting tetap beroperasi secara stabil selama syuting panjang adalah kunci utama untuk alur kerja yang efisien dan hasil yang profesional, baik untuk proyek personal maupun komersial.

  • ​Bagi content creator dan Streamer, mencegah overheat berarti menjaga konsistensi kualitas konten. Hal ini menghindarkan dari gangguan teknis yang bisa menghentikan siaran langsung (live) atau memotong alur ide saat proses rekaman.
  • ​Untuk Studio Profesional dan Agensi, stabilitas lampu adalah soal efisiensi dan reputasi. Peralatan yang andal memastikan proyek klien berjalan sesuai jadwal, menjaga kepercayaan klien, dan memaksimalkan umur investasi peralatan studio.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, kamu tidak perlu lagi khawatir sesi syuting panjangmu terganggu oleh masalah overheat. Lighting Godox milikmu akan menjadi alat kerja yang dapat diandalkan, siap menemanimu berkreasi dari pagi hingga malam.

Apakah kamu butuh upgrade ke lighting yang lebih kuat atau mencari aksesori pendukung lainnya? Jelajahi rangkaian lengkap lighting Godox dan semua kebutuhan studio lainnya di Motomuvi. Tim ahli kami siap membantumu menemukan solusi yang paling efisien untuk alur kerjamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Website Field Is Optional.

CommentYour Message
NameYour Name
EmailEmail
WebsiteWebsite