Teknik Rembrandt Lighting dalam Fotografi Portrait untuk Pemula
December 5, 2025 Editor No Comment
Source: Pixabay
Lighting adalah elemen penting dalam dunia fotografi, terutama saat membuat foto portrait yang menonjolkan karakter wajah. Lighting yang tepat tidak hanya menerangi subjek, tetapi juga membentuk kedalaman, tekstur, dan suasana dalam foto. Salah satu teknik pencahayaan klasik yang masih populer di kalangan fotografer hingga sekarang adalah Rembrandt Lighting. Teknik ini bisa diterapkan dengan mudah, bahkan oleh fotografer pemula, untuk menghasilkan foto portrait profesional dengan pencahayaan yang artistik dan dramatis. Semua perlengkapan lighting yang kamu butuhkan bisa kamu temukan di Motomuvi.
Mengenal Teknik Rembrandt Lighting
Lighting dalam teknik Rembrandt memiliki ciri khas yang mudah dikenali seperti munculnya segitiga kecil cahaya di bawah mata sisi wajah yang berbayang. Gaya pencahayaan ini terinspirasi dari pelukis terkenal Rembrandt van Rijn, yang sering menampilkan efek cahaya alami namun dramatis pada lukisannya.
Untuk menciptakan efek ini, sumber lighting biasanya diletakkan di sisi kanan atau kiri wajah subjek dengan sudut sekitar 45 derajat dan sedikit lebih tinggi dari garis mata. Cahaya diarahkan sedemikian rupa hingga satu sisi wajah terlihat terang, sementara sisi lainnya menampilkan bayangan halus dengan segitiga cahaya kecil di pipi.
Teknik ini sangat disukai karena mampu menciptakan kesan tiga dimensi dan menghadirkan mood klasik yang kuat tanpa perlu perlengkapan rumit.
Alat Lighting yang Dibutuhkan untuk Rembrandt Lighting
Untuk menghasilkan efek Rembrandt Lighting yang ideal, kamu membutuhkan setup lighting yang sederhana namun efektif. Berikut perlengkapan utama yang disarankan:
- Lampu Studio atau Flash Lighting Godox
Flash atau LED dengan kontrol intensitas cahaya membantu mendapatkan hasil yang konsisten. Seri Godox SL Series atau Tronic LED Panel adalah pilihan populer. - Softbox atau Umbrella Diffuser
Membantu melembutkan cahaya agar transisi antara area terang dan bayangan lebih halus. - Reflector
Menambah pantulan cahaya di area bayangan untuk menghindari kontras terlalu kuat. - Light Stand
Berguna menjaga posisi lampu tetap stabil agar arah lighting tidak berubah selama sesi pemotretan.
Cara Menerapkan Rembrandt Lighting untuk Pemula
Untuk kamu yang baru belajar, berikut panduan praktis menerapkan Rembrandt Lighting dalam sesi pemotretan portrait:
- Atur posisi model dan sumber cahaya.
Tempatkan model sekitar satu meter dari background. Posisikan lampu di sisi wajah dengan sudut sekitar 45 derajat dan sedikit lebih tinggi dari kepala. - Amati pembentukan segitiga cahaya.
Perhatikan sisi wajah yang berbayang. Harus muncul segitiga cahaya kecil di bawah mata. Jika belum terbentuk, ubah arah atau tinggi lampu secara perlahan. - Tambahkan reflector bila perlu.
Gunakan reflector di sisi bayangan untuk menambah sedikit pencahayaan agar hasilnya tetap lembut namun tetap memiliki kedalaman. - Gunakan pengaturan kamera manual.
Atur aperture dan shutter speed untuk menyesuaikan keseimbangan cahaya sesuai intensitas lighting yang digunakan.
Dengan latihan rutin, fotografer pemula dapat memahami bagaimana cahaya berinteraksi dengan bentuk wajah, sehingga hasil foto terlihat natural dan profesional.
Keunggulan Teknik Rembrandt Lighting
Menguasai Rembrandt Lighting memberikan banyak keuntungan, baik dari segi artistik maupun teknis:
- Menonjolkan karakter wajah
Pencahayaan ini memperjelas kontur wajah tanpa membuat bayangan berlebihan. - Memberi kesan dramatis namun alami
Cocok untuk foto portrait editorial, karakter, hingga konten video profesional. - Efisien dan mudah dipelajari
Hanya dengan satu sumber lighting, fotografer bisa mendapatkan hasil seperti di studio besar.
Tips Menjaga Konsistensi Lighting
Konsistensi lighting adalah faktor penting dalam menghasilkan foto dengan tone dan karakter seragam. Berikut beberapa tips agar setup kamu stabil:
- Gunakan light meter untuk mengukur intensitas cahaya sebelum memotret.
- Catat jarak antara subjek dan lampu agar setup bisa diulang dengan hasil serupa.
- Pastikan kabel, tripod, dan light stand terpasang kuat untuk mencegah perubahan arah cahaya.
- Gunakan softbox dengan diffuser tambahan jika ingin hasil yang lebih lembut.
Dengan pengaturan lighting yang konsisten, workflow fotografer akan lebih efisien, dan hasil foto pun tampak profesional dari setiap angle.
Dapatkan Perlengkapan Lighting Terbaik di Motomuvi
Untuk mempraktikkan teknik ini dengan hasil maksimal, pastikan kamu menggunakan lighting berkualitas dari Motomuvi.. Motomuvi menyediakan berbagai pilihan lampu, softbox, reflector, dan aksesoris lighting dari merek-merek produk dijamin original, bergaransi resmi, dan didukung dengan layanan konsultasi agar kamu bisa memilih peralatan lighting yang sesuai kebutuhanmu.
Baik untuk pemula maupun profesional, Motomuvi adalah tempat terbaik untuk mendapatkan perlengkapan lighting yang membantu kamu menciptakan hasil foto portrait yang tajam, seimbang, dan penuh karakter.





