Apakah Perlu Menggunakan Filter Pelindung di Depan Lensa Samyang?
November 4, 2025 Editor No Comment
Source: Freepik
Saat kamu baru saja membeli sebuah lensa Samyang baru, hal pertama yang mungkin terlintas adalah bagaimana cara melindunginya. Elemen optik depan yang jernih dan mulus adalah aset berharga, dan godaan untuk langsung memasang filter pelindung seperti filter UV atau Clear sangatlah besar. Namun, di dunia fotografi, penggunaan filter pelindung adalah sebuah perdebatan tanpa akhir.
Sebagian fotografer menganggapnya wajib untuk perlindungan, sementara sebagian lainnya justru menghindarinya karena khawatir akan menurunkan kualitas gambar. Jadi, apa jawaban yang benar? Jawabannya tidak sesederhana “ya” atau “tidak”. Keputusan ini bergantung pada gaya memotret, lingkungan, dan seberapa besar kamu menghargai antara proteksi dan kualitas optik murni.
Manfaat Utama Menggunakan Filter Pelindung
Memasang filter di depan lensa memberikan lapisan proteksi berlapis yang memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) di setiap sesi pemotretan.
- Perlindungan Fisik Maksimal dari Goresan & Benturan
Ini adalah fungsi paling vital dari sebuah filter pelindung. Bayangkan kamu sedang memotret di tengah keramaian, lalu lensa secara tidak sengaja terbentur. Atau saat sedang terburu-buru, ujung lensa tergores permukaan kasar. Jauh lebih mudah dan murah untuk mengganti filter yang rusak daripada harus memperbaiki elemen optik depan lensa yang biayanya sangat mahal. Analogi terbaiknya adalah tempered glass pada smartphone; sebuah lapisan yang rela dikorbankan untuk melindungi layar utama.
- Menjaga Kebersihan dan Keawetan Lapisan Lensa (Coating)
Membersihkan debu, bekas sidik jari, atau cipratan air dari permukaan filter yang datar jauh lebih aman. Lensa modern seperti Samyang dilapisi dengan Ultra Multi-Coating (UMC) yang sangat canggih namun juga sensitif. Membersihkan elemen depan lensa secara langsung dan berulang-ulang, apalagi dengan kain atau cairan yang kurang tepat, berisiko meninggalkan goresan halus atau bahkan mengikis lapisan coating tersebut dalam jangka panjang. Filter menanggung semua beban pembersihan ini, menjaga optik utama lensamu tetap dalam kondisi pabrikan.
- Proteksi Tambahan di Lingkungan Ekstrem
Bagi fotografer yang sering berpetualang di luar ruangan, filter adalah benteng pertahanan pertama. Saat memotret di pantai, filter akan melindungi lensa dari cipratan air garam yang korosif. Di gurun atau area berdebu, ia akan mencegah partikel pasir yang abrasif menggores kaca optik. Bahkan saat meliput acara kuliner, filter bisa menyelamatkan lensamu dari cipratan minyak atau saus yang tidak disengaja.
Memilih Jenis Filter Pelindung yang Tepat
Meskipun tujuannya sama yaitu melindungi ada beberapa jenis filter pelindung yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan.
- Filter UV (UV Filter)
Secara historis, filter ini digunakan pada era kamera film untuk mengurangi efek kabut (haze) yang disebabkan oleh sinar ultraviolet. Pada kamera digital modern, sensor sudah memiliki filter UV internal. Oleh karena itu, fungsi utama filter UV saat ini telah bergeser menjadi filter pelindung fisik. Ini adalah jenis filter proteksi yang paling umum dan mudah ditemukan.
- Filter Clear / Protektor
Filter ini dirancang murni untuk satu tujuan: perlindungan. Ia tidak memiliki properti pemfilteran UV sama sekali dan benar-benar transparan terhadap cahaya tampak. Bagi sebagian fotografer puritan, ini adalah bentuk proteksi paling murni karena secara teori tidak menambahkan efek apa pun pada gambar.
- Filter CPL (Circular Polarizer)
Meskipun fungsi utamanya adalah untuk kebutuhan kreatif—mengurangi pantulan pada air atau kaca dan memperdalam warna biru langit banyak fotografer landscape yang memasang filter CPL secara permanen di lensanya saat di lapangan. Dengan melakukan ini, mereka mendapatkan dua manfaat sekaligus: efek polarisasi yang indah dan perlindungan fisik yang tangguh.
Pentingnya Kualitas Filter
Ada satu aturan mutlak yang tidak bisa ditawar: Jangan pernah memasang filter murahan di depan lensa berkualitas. Menggunakan filter berkualitas rendah pada lensa Samyang sama saja seperti merusak performa optik yang sudah kamu bayar mahal.
Filter murahan seringkali terbuat dari kaca atau resin berkualitas rendah tanpa lapisan coating yang memadai. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah optik seperti penurunan ketajaman, munculnya ghosting dan lens flare yang parah, serta pergeseran warna (color cast). Lensa Samyang menggunakan teknologi Ultra Multi-Coating (UMC) untuk memaksimalkan transmisi cahaya dan mengurangi pantulan. Untuk hasil terbaik, pasangkan dengan filter yang juga memiliki teknologi multi-coating serupa.
Pada akhirnya, menggunakan filter pelindung berkualitas tinggi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah prosedur standar untuk merawat peralatan fotografi. Ketenangan pikiran saat memotret di berbagai kondisi dan terjaganya nilai investasi lensamu adalah keuntungan yang jauh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan untuk sebuah filter.
Lindungi aset kreatifmu. Jelajahi rangkaian lengkap filter pelindung dari merek-merek terpercaya di Motomuvi. Tim ahli kami siap membantumu menemukan ukuran dan jenis filter yang paling sesuai untuk setiap lensa Samyang yang kamu miliki.





