3 Kesalahan Lighting Kamera yang Sering Terjadi Saat Produksi Konten
September 3, 2025 Editor No Comment
Source: Motomuvi
Lighting memegang peranan penting dalam videografi, fotografi berfungsi untuk membentuk subjek, menciptakan suasana, dan mengarahkan fokus penonton. Kemampuan inilah yang seringkali menjadi pembeda utama antara hasil yang terlihat amatir dan profesional.
Banyak kreator pemula terlalu fokus pada spesifikasi kamera dan lensa, namun melupakan bahwa tanpa penataan cahaya yang baik, kamera secanggih apapun tidak akan mampu menghasilkan gambar yang memukau. Kualitas video kamu tidak hanya ditentukan oleh resolusi, tetapi oleh bagaimana kamu menggunakan cahaya. Memahami kesalahan-kesalahan dasar dalam lighting kamera adalah langkah pertama untuk meningkatkan level produksi konten kamu secara drastis.
Hindari Kesalahan Ini untuk Video yang Lebih Profesional
Menguasai lighting memang membutuhkan waktu dan latihan, tetapi kabar baiknya adalah kamu bisa langsung melihat peningkatan signifikan hanya dengan menghindari beberapa kesalahan umum. Berikut adalah 3 kesalahan lighting yang paling sering terjadi dan bagaimana cara memperbaikinya untuk mendapatkan hasil video yang jauh lebih baik.
- Pencahayaan yang Terlalu Keras dari Arah yang Salah
Ini adalah kesalahan paling umum yang dilakukan oleh para kreator. Biasanya, kesalahan ini terjadi saat hanya menggunakan satu sumber cahaya yang kuat (seperti lampu ruangan di plafon atau lampu sorot tanpa peredam) yang diarahkan langsung ke subjek.
- Masalah: Cahaya yang keras (harsh light) akan menciptakan bayangan yang sangat tajam dan tidak menarik pada wajah. Contoh paling jelas adalah bayangan gelap di bawah hidung dan dagu, serta “mata rakun” atau bayangan pekat di area mata. Selain itu, cahaya yang datang lurus dari depan akan membuat wajah terlihat datar dan tidak berdimensi, sementara cahaya dari atas akan menciptakan bayangan yang aneh dan membuat subjek terlihat lebih tua.
- Solusi: Gunakan Peredam Cahaya (Diffuser): Kunci untuk mendapatkan cahaya yang lembut (soft light) adalah dengan memperbesar sumber cahayanya menggunakan diffuser. Kamu tidak harus langsung membeli softbox mahal. Kamu bisa memulainya dengan memantulkan cahaya dari lampu ke dinding atau langit-langit putih. Setelah itu ubah arah cahaya, Jangan letakkan sumber cahaya utama (key light) tepat di depan atau tepat di atas subjek.
- Mencampur Temperatur Warna Cahaya
Pernahkah kamu melihat video di mana kulit seseorang terlihat sedikit kebiruan di satu sisi dan kekuningan di sisi lain? Kemungkinan besar, itu disebabkan oleh pencampuran temperatur warna cahaya.
- Masalah: Setiap sumber cahaya memiliki “temperatur warna” yang diukur dalam Kelvin (K). Cahaya lilin atau lampu bohlam tungsten menghasilkan warna hangat (kuning/oranye, sekitar 2700K-3200K), sementara cahaya matahari di siang hari atau lampu neon standar menghasilkan warna dingin (putih/biru, sekitar 5600K-6500K). Ketika kamu menggunakan lampu LED hangat untuk menerangi subjek sementara cahaya dari jendela (dingin) ikut masuk, kamera akan bingung dalam menentukan white balance. Hasilnya adalah warna kulit yang aneh dan tidak konsisten yang sangat sulit diperbaiki di tahap editing.
- Solusi: Pilih Satu Sumber Dominan. Cara termudah adalah dengan mematikan semua lampu lain yang tidak kamu perlukan. Jika kamu ingin menggunakan cahaya alami dari jendela sebagai sumber utama, matikan lampu ruangan. Sebaliknya, jika kamu syuting di malam hari menggunakan lampu studio, tutup jendela atau gorden untuk memblokir sisa cahaya dari luar.
- Mengabaikan Pencahayaan Latar Belakang (Background)
Kesalahan umum ketiga adalah terlalu fokus menerangi subjek hingga melupakan lingkungan di sekitarnya. Subjek yang terang sempurna dengan latar belakang yang gelap total akan terlihat aneh dan menempel.
- Masalah: Latar belakang yang gelap atau tidak diatur dengan baik akan membuat video kamu terasa kosong, datar, dan tidak profesional. Ini menciptakan efek “mengambang di kehampaan” dan menghilangkan kesempatan untuk membangun suasana atau cerita visual. Background adalah bagian dari komposisi fotomu.
- Solusi: Ciptakan Pemisahan (Separation). Gunakan satu lampu tambahan dengan intensitas rendah untuk menerangi latar belakang secara merata.
Dengan memahami dan memperbaiki tiga kesalahan fundamental ini menggunakan cahaya yang terlalu keras, mencampur temperatur warna, dan mengabaikan latar belakang kamu akan melihat perubahan besar yang luar biasa pada hasil video kamu. Ingatlah, lighting adalah tentang membentuk cahaya, bukan sekadar menerangi. Mulailah bereksperimen dengan penempatan dan jenis cahaya untuk menemukan gaya visual yang paling sesuai untuk konten kamu.
Butuh peralatan lighting berkualitas untuk produksi konten kamu? Temukan berbagai pilihan softbox, lampu LED, dan aksesoris lainnya dengan garansi resmi hanya di Motomuvi.





