
Source: Freepik
Saat memotret di kondisi low light, flash jadi alat bantu penting untuk menghasilkan gambar yang tetap terang dan detail. Di dunia fotografi, ada dua jenis flash yang paling sering digunakan yaitu flash built-in (bawaan kamera), dan flash external (tambahan). Keduanya sama-sama berfungsi untuk menambah pencahayaan, tapi memiliki karakter, keunggulan, dan kelemahan masing-masing.
Dalam artikel ini akan membahas perbedaan fitur, hasil pencahayaan, hingga keunggulan keduanya. Dengan begitu, kamu bisa menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan foto kamu.
Mengenal Perbedaan Built-in dan External Flash
Flash built-in merupakan lampu kilat bawaan yang biasanya terpasang di bagian atas kamera. Flash jenis ini aktif secara otomatis atau manual saat kondisi cahaya kurang, dan menjadi solusi paling praktis untuk pencahayaan tambahan tanpa aksesori ekstra.
Sedangkan flash external adalah perangkat terpisah yang dipasang di hotshoe kamera atau digunakan secara off camera menggunakan trigger. Flash jenis ini menawarkan kontrol penuh atas arah cahaya, kekuatan kilat, hingga berbagai efek pencahayaan sesuai kebutuhan pemotretan.
Flash built-in adalah lampu kilat kecil yang terpasang di body kamera. Biasanya terletak di atas lensa dan langsung bisa digunakan saat kondisi pencahayaan kurang. Mayoritas kamera mirrorless dan DSLR entry level dibekali fitur ini karena praktis dan mudah diakses.
- Flash Built-in
- Praktis karena menyatu dengan kamera
- Langsung aktif tanpa perlu aksesori tambahan
- Cocok untuk pemula atau kebutuhan pemakaian sehari-hari
- Tidak perlu baterai tambahan
Dengan kepraktisan yang ditawarkan, built-in flash cocok dipakai untuk traveling ringan, foto keluarga, dokumentasi harian, hingga momen tak terduga saat membutuhkan cahaya ekstra.
- Flash External, Solusi Fleksibel untuk Hasil Profesional
Flash external adalah perangkat tambahan yang dipasang di atas kamera atau menggunakan trigger wireless untuk ditempatkan terpisah. Perangkat ini menawarkan output cahaya lebih kuat dan fleksibel, bisa diarahkan ke atas, samping, atau menggunakan diffuser untuk hasil pencahayaan yang lebih lembut.
Keunggulan Flash External:
- Daya kilat jauh lebih besar
- Bisa diarahkan ke ceiling atau reflector untuk efek pantulan
- Dilengkapi fitur bounce flash dan zoom head
- Hasil pencahayaan lebih natural dan minim bayangan keras
- Tersedia banyak pilihan merek dan model sesuai kebutuhan
Selain itu, flash external biasanya memiliki fitur pengaturan power output manual maupun TTL, yang membuat fotografer lebih leluasa mengatur pencahayaan sesuai kondisi ruangan.
Hasil Foto: Lebih Natural atau Lebih Praktis?
Dari segi hasil gambar, flash external jelas unggul karena bisa menciptakan pencahayaan lebih lembut, seimbang, dan natural. Bayangan objek bisa diatur lebih halus, terutama jika flash diarahkan ke langit-langit atau dinding sebagai media pantul. Sedangkan flash built-in umumnya menghasilkan pencahayaan yang terlalu keras dengan shadow tegas di belakang subjek.
Untuk kebutuhan dokumentasi ringan, flash internal cukup membantu. Tapi untuk pemotretan portrait, wedding, produk, atau event indoor yang minim cahaya, penggunaan flash external lebih disarankan agar hasil foto tetap profesional.
Waktu yang Tepat Menggunakan Masing-Masing Flash
- Untuk pemotretan sehari-hari yang membutuhkan kecepatan dan kepraktisan tanpa setup tambahan, flash built-in bisa jadi pilihan. Praktis, langsung aktif saat dibutuhkan, dan ringan dibawa ke mana saja.
- Sementara, saat menggarap proyek foto komersial, wedding, portrait indoor, atau event malam hari, external flash akan memberi hasil yang jauh lebih optimal. Dengan intensitas dan sudut pencahayaan yang bisa diatur sesuai konsep, hasil foto akan tampak lebih profesional dan artistik.
Tips Memilih Flash External yang Tepat
- Kalau kamu berencana beli flash external, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pastikan kompatibilitas flash mount dengan kamera kamu
- Pilih flash dengan power output minimal GN 50 untuk hasil maksimal
- Cek fitur TTL (Through The Lens) untuk kemudahan pengaturan otomatis
- Pilih flash dengan head rotasi 270° dan tilt ke atas untuk fleksibilitas pemantulan cahaya
- Pertimbangkan flash dengan fitur wireless trigger kalau sering shooting off-camera
Kamu bisa temukan koleksi lengkap flash external dan aksesoris kamera di Motomuvi Saatnya upgrade perlengkapan foto kamu untuk hasil yang lebih terang, tajam, dan berkelas.





